Sat PJR Ditlantas Polda Jatim Tak Main-main Cegah Laka Lantas

Bagikan :

Sat PJR Ditlantas Polda Jatim – Kerap terjadinya kecelakaan lalu lintas baik itu di Jalan Raya maupun Jalan Tol, masih menjadi peristiwa yang mengundang perhatian dan keprihatinan.

Apalagi kecelakaan tersebut, mengakibatkan korban jiwa dan luka berat, yang tentunya akan menimbulkan rasa miris bagi siapapun yang menerima atau bahkan melihat secara langsung kejadian kecelakaan itu.

Oleh karenanya, Sat PJR Ditlantas Polda Jatim menekankan kepada seluruh anggota untuk terus berupaya melakukan pencegahan. Salah satunya ialah dengan melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli.

“Perihal pencegahan kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi, tentu ini menjadi prioritas utama bagi setiap anggota Sat PJR Ditlantas Polda Jatim,” ujar Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Bambang Sukmo Wibowo, Senin, (15/07/2019).

Bambang mengungkapkan, untuk melakukan pencegahan terhadap rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas yang bahkan kerap berakibat pada fatalitas yang menimbulkan korban, pihaknya tidak main-main.

Mantan Kabag Ops Polrestabes Surabaya ini menegaskan, salah satu strategi untuk melakukan pencegahan itu sendiri, Sat PJR Ditlantas Polda Jatim memperketat penerapan peraturan lalu lintas.

Hal itu pun dapat dilihat dari tindakan nyata yang dilaksanakan oleh setiap personel Sat PJR Ditlantas Polda Jatim. Para personel yang bertugas di lapangan gencar melakukan penertiban.

Para personel Sat PJR Ditlantas Polda Jatim tidak mengenal waktu untuk menciptakan keamanan, keselamatan dan kenyamanan berlalu lintas di jalan secara terus menerus, baik siang maupun malam bahkan dini hari.

“Kami menugaskan anggota untuk melakukan patroli secara rutin dan penindakkan hukum kepada pelanggar secara tegas, juga penyampaian himbauan kepada warga, khususnya pengendara,” tegasnya.

Namun demikian, mau tidak mau harus disadari pula bahwa kecelakaan sangat mustahil untuk ditiadakan. Bambang menuturkan, karena hakekat kecelakaan itu sendiri adalah peristiwa yang tak disangka-sangka, yang tidak dapat diprediksi kejadiannya.

“Kecelakaan yang terjadi, bisa saja karena kesengajaan melanggar di jalan, maupun kelalaian pengguna jalan itu sendiri. Namun mengurangi resiko fatalitas dampak kecelakaan merupakan hal yang sangat mungkin dilakukan,” pungkasnya.

Perlu diketahui, sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 106 ayat (3) yang menyebutkan, bahwa ‘Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mematuhi ketentuan tentang persyaratan teknis dan laik jalan’.(**)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*